Founder GGN Foundation, Ratu Tisha, hadir dalam rangkaian PFA Cari Bakat 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan sepak bola, pendidikan, dan pengembangan generasi muda Papua. Sebanyak 59 anak terpilih dari 2.530 peserta untuk mengikuti Final Camp di Mimika Sport Complex, Timika.
Kehadiran Ratu Tisha menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan generasi muda Papua melalui sepak bola, pendidikan, dan pembentukan karakter. Program ini memberikan ruang bagi anak-anak dari berbagai wilayah di Tanah Papua untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperjuangkan kesempatan menjadi siswa baru Papua Football Academy.
PFA Cari Bakat 2026 diikuti oleh 2.530 anak yang berasal dari wilayah pesisir hingga pegunungan Papua. Proses seleksi dilaksanakan di 21 titik dengan materi penilaian meliputi kemampuan teknik dasar, pemahaman taktik permainan, kerja sama tim, serta kualitas individu di lapangan.
Setelah melalui tahapan seleksi awal, sebanyak 59 peserta terpilih untuk melanjutkan perjalanan menuju Final Camp PFA 2026. Para peserta akan mengikuti tahap seleksi terakhir yang berlangsung di Mimika Sport Complex, Kota Timika, pada 6–12 Juli 2026.
Dalam Final Camp, peserta akan menjalani penilaian sepak bola lanjutan, tes akademik, asesmen psikologi, dan pemeriksaan kesehatan. Tahapan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan peserta secara menyeluruh, baik dari aspek teknik, fisik, mental, akademik, maupun karakter.
Bagi GGN Foundation, sepak bola tidak hanya menjadi ruang untuk berkompetisi dan meraih prestasi. Sepak bola juga dapat menjadi sarana untuk membangun kedisiplinan, kepercayaan diri, kepemimpinan, kerja sama, dan semangat pantang menyerah pada generasi muda.
GGN Foundation berharap rangkaian PFA Cari Bakat 2026 dapat terus membuka kesempatan bagi lebih banyak anak Papua untuk mengembangkan potensi dan memperjuangkan masa depannya melalui sepak bola dan pendidikan.
Kehadiran Ratu Tisha menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan generasi muda Papua melalui sepak bola, pendidikan, dan pembentukan karakter. Program ini memberikan ruang bagi anak-anak dari berbagai wilayah di Tanah Papua untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperjuangkan kesempatan menjadi siswa baru Papua Football Academy.
PFA Cari Bakat 2026 diikuti oleh 2.530 anak yang berasal dari wilayah pesisir hingga pegunungan Papua. Proses seleksi dilaksanakan di 21 titik dengan materi penilaian meliputi kemampuan teknik dasar, pemahaman taktik permainan, kerja sama tim, serta kualitas individu di lapangan.
Setelah melalui tahapan seleksi awal, sebanyak 59 peserta terpilih untuk melanjutkan perjalanan menuju Final Camp PFA 2026. Para peserta akan mengikuti tahap seleksi terakhir yang berlangsung di Mimika Sport Complex, Kota Timika, pada 6–12 Juli 2026.
Dalam Final Camp, peserta akan menjalani penilaian sepak bola lanjutan, tes akademik, asesmen psikologi, dan pemeriksaan kesehatan. Tahapan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan peserta secara menyeluruh, baik dari aspek teknik, fisik, mental, akademik, maupun karakter.
Bagi GGN Foundation, sepak bola tidak hanya menjadi ruang untuk berkompetisi dan meraih prestasi. Sepak bola juga dapat menjadi sarana untuk membangun kedisiplinan, kepercayaan diri, kepemimpinan, kerja sama, dan semangat pantang menyerah pada generasi muda.
GGN Foundation berharap rangkaian PFA Cari Bakat 2026 dapat terus membuka kesempatan bagi lebih banyak anak Papua untuk mengembangkan potensi dan memperjuangkan masa depannya melalui sepak bola dan pendidikan.
